Makam Juang Mandor

Pada masa pendudukan Jepang daerah Makam Juang Mandor merupakan camp militer, yakni pusat latihan militer. Di camp ini penguasa angkatan laut Jepang membuang dan membunuh para tokoh masyarakat,agama, cendikiawan, para raja dan lain-lain yang dianggap menentang Jepang. Peristiwa ini berlangsung dari tahun 1943 hingga berakhir pendudukan Jepang di Indonesia.

Peristiwa mandor adalah sebuah peristiwa masa kelam yang pernah terjadi di kalimantan barat, peristiwa ini terjadi pada tahun 1943-1944 di daerah Mandor kabupaten landak Tak sedikit kaum cerdik pandai, cendikiawan, para raja, sultan, tokoh masyarakat maupun pejuang lainnya gugur sebagai kesuma bangsa atas kebiadaban Jepang kala itu. Menurut sejarah hampir terdapat 21.037 jumlah pembantaian yang dibunuh oleh Jepang, namun jepang menolaknya dan menganggap hanya 1.000 korban saja

Ketika peralihan kekuasaan ke tentara Sekutu, Kalbar diwakili oleh Task Force Australia Div.7 yang mengetahui ada pembunuhan di sini, dilakukan penelusuran dan ditemukan tulang-belulang manusia berserakan. Tulang-belulang ini dikumpulkan dalam 10 lubang yang dikerjakan dalam tiga tahun (1946-1949). Tahun 1976 Pemda Kalbar membuat monumen dan terdapat relief mengisahkan masa pendudukan Jepang dengan kekejamannya.
Terdiri dari 10 makam, yang terkecil berukuran 15x6 m dan terbesar berukuran 40x6 m, jarak antar makam satu dengan yang lainnya sekitar 200 meter. Makam dibuat cungkup beratapkan seng dengan tiang-tiang kayu, dan bernisankan semen dengan bentuk pintu gerbang atau setengah lingkaran dan di atasnya terdapat tulisan“Everald Mandor”. Kecuali makam nomor 10 diberi pagar sekeliling dan dibuat rumah dengan dinding kaca. Selain cungkup, juga terdapat prasasti tempat upacara sebelum dilakukan pembunuhan.Makam Juang Mandor, terletak di 89 km sebelah timur kota Pontianak, ibukota Propinsi Kalimantan Barat.
source: disbudpar.kalbar , peristiwamandor.blogspot.com
lihat juga Bukit Kelam di Kab. sintang

Author:

0 comments:

Jika Anda mengetahui tempat ini dan memiliki info yang belum tertulis, silahkan beri masukan agar lebih bermanfaat bagi para Pecinta Wisata Alam Indonesia dan pihak-pihak yang terkait :D