Pantai likupang




Pantai Likupang adalah kawasan wisata yang cukup terkenal di Sulawesi Utara. Pasir putih, bukit hijau, dan taman laut adalah segelintir dari banyak keindahan yang ditawarkan pantai ini. Sebagai obyek wisata, Pantai Likupang dilengkapi dengan fasilitas hotel berbintang. Pantai Likupang terletak di Kecamatan Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Berjarak 48 kilometer sebelah timur laut Kota Manado.

Setiap musim liburan tiba, pantai ini akan banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Menikmati hangatnya mentari dan berolahraga pantai adalah beberapa aktivitas menyenangkan di Pantai Likupang. Selain itu, Anda juga dapat melakukan kegiatan menyelam atau snorkeling untuk menikmati keindahan kehidupan bawah air. Bila ingin lebih jauh menikmati keindahan kawasan ini, Anda dapat menyeberang ke Pulau Bangka, sebuah pulau kecil yang indah, dengan kapal bermotor. Hanya sekitar 30 menit untuk mencapai pulau itu.
Kawasan pantai ini memiliki kekayaan flora dan fauna, bahkan fauna langka. Tahun 2007 silam, seorang nelayan di Likupang membuat heboh para peneliti. Ia menemukan seekor penyu hijau (chelonia mydas). Penyu hijau merupakan jenis penyu langka yang populasinya sangat jarang didapati di belahan bumi mana pun. Penemuan itu membuktikan bahwa Pantai Likupang adalah sebuah lingkungan yang terjaga. Memang, pandangan mata Anda akan disejukkan dengan hamparan pasir putih, hutan hijau yang belum terjamah, bukit, dan taman laut yang spektakuler.

Pantai Likupang dilengkapi dengan fasilitas hotel berbintang empat, yaitu Paradise Hotel & Resort yang berdiri megah di dekat pantai. Ada pula restoran yang menyajikan berbagai makanan khas Sulawesi Utara, makanan nusantara, atau makanan barat. Pantai Likupang dapat dijangkau dengan mudah dari Kota Manado. Anda dapat menggunakan kendaraan umum dari Terminal Paal 2 di Manado. Apalagi jika Anda menggunakan jasa perjalanan wisata, pantai ini akan lebih mudah dijangkau.
sumber artikel: community.um.id-pantai likupang

Tempat wisata lainnya: Taman Laut Bunaken, pulau Miangas

Gunung Lokon

Gunung Lokon adalah sebuah gunung di Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara. Gunung ini memiliki ketinggian 1.580 m. Pada letusan tahun 2001 Gunung Lokon meletus, sebagian wilayah Kota Manado yang berjarak sekitar 25 Km dari gunung itu, ditutupi hujan debu yang mengguyur disebabkan karena tiupan angin. Material debu yang dikeluarkan dari kawah gunung api ini berbentuk lava pijar dan ketinggiannya diperkirakan mencapai 400 meter.

Gunung Lokon merupakan salah satu wisata pendakian menarik bagi pencinta alam. Keunikannya, di puncak Gunung tersebut kita dapat melihat kawah (kepundan) gunung yang masih aktif, dan dari puncak Gunung Lokon kita dapat melihat panorama yang sangat indah terlebih saat matahari terbit di pagi hari serta pemandangan kota Manado, Tondano, Tomohon, Amurang, Bitung dan lain-lain. Juga wisata hutan Kayawu di lereng Gunung Lokon yang tetap dipelihara kelestariannya oleh pemerintah dan masyarakat desa Kayawu. lihat juga Gunung Mahawu.

Tempat Wisata lain: Taman Laut Bunaken, Pulau Miangas.


Gunung Mahawu

Gunung Mahawu adalah gunung berapi stratovolcano  yang terletak di timur gunung berapi Gunung Lokon di Sulawesi Utara, Indonesia. Gunung Mahawu memiliki lebar 180 m dan kedalaman kawah 140 m , memiliki lereng yang cukup landai dengan ketinggian 1.311 meter. pemandangannya begitu elok dengan danau kawah berwarna hijau dengan kuning belerang,dari puncak Mahawu kita dapat melihat daerah Manado, Bitung, Tondano, Tomohon. Pendakian gunung ini dapat melalui Kelurahan Kakaskasen I, II, III atau melalui Kelurahan Rurukan. Gunung Mahawu tidaklah sulit untuk di daki. Bahkan lokasinya pun tidak jauh dari Manado. Hanya dibutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk bisa menjangkau daerah tersebut.

Tempat Wisata lain: Taman Laut Bunaken, Pulau Miangas.

Taman laut Bunaken

Bunaken merupakan Taman Laut yang sudah sangat terkenal, saya yakin anda juga pasti pernah mendengarnya atau bahkan sudah pernah mengunjunginya. Tak hanya wisatawan domestik, para wisatwan mancanegara juga sudah banyak yang mengunjunginya. pesona alam bawah laut yang begitu mengagumkan menjadi daya tarik tersendiri untuk menyelaminya. Memasuki kawasan ini, kita akan terpesona dengan pasirnya yang bersih, begitupun dengan lautnya yang biru. Sementara Pantai pasir P. Bunaken, Manado Tua dan terutama Siladen kaya dengan kehidupan berbagai jenis umang, kepiting dan udang.
Taman Nasional Laut Bunaken yang terletak di Sulawesi Utara ini merupakan salah satu taman laut terindah di dunia. Hal ini terjadi karena taman nasional ini memiliki keanekaragaman jenis organisme akuatik yang langka seperti ikan duyung, dugong-dugong, lumba-lumba dan berbagai jenis ikan hias seperti Hippocampus sp, kima raksasa, penyu sisik, penyu hijau. Sementara di wilayah dataran terdapat banyak monyet hitam. Taman ini berada di Segitiga Terumbu Karang yang menjadi habitat bagi 390 spesies terumbu karang  dan juga berbagai spesies ikan, moluska, reptil dan mamalia laut. Selain itu, Taman Nasional Bunaken juga memiliki spesies hewan yang tinggal di daratan, seperti rusa dan kuskus. Hutan mangrove di taman ini menjadi habitat bagi kepiting, lobster, moluska dan burung laut.
Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12 titik selam di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman inilah yang paling kerap dikunjungi penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah laut.
Taman nasional Bunaken didirikan pada tahun 1991.Luas keseluruhan TN Bunaken adalah 79.056 Ha. Di mana, luas Bagian Utara adalah 62.150 Ha dan luas Bagian Selatan 16.906 Ha. 97% dari taman nasional ini merupakan habitat laut, sementara 3% sisanya merupakan daratan, meliputi lima pulau: Bunaken, Manado Tua, Mantehage, Naen dan Siladen. Di wilayah ini, terdapat 22 desa dengan jumlah penduduk sekitar 35.000 jiwa. Kebanyakan dari mereka bekerja sebagai nelayan atau petani kelapa, ubi jalar, pisang dan rumput laut untuk diekspor, sementara sebagian lainnya bekerja sebagai pemandu, pekerja di cottage dan nahkoda kapal.

Wisata ke Taman Bunaken memang lebih baik saat musim panas, jangan musim penghujan karena cuaca kurang bersahabat. Bila tertarik mengunjungi taman nasional ini dari Pelabuhan Manado bisa menggunakan perahu motor dan hanya butuh waktu sekitar 30 menit untuk mencapai P. Bunaken. Untuk dapat menikmati potensi bawah air dapat menggunakan jasa wisata selam yang banyak terdapat di sekitar kawasan taman seperti ada Barracuda Dive Resort, Manado Nusantara Diving Centre, Manado.
Sumber:
-Dewan Pengelola Taman Bunaken [bunaken.org]
-tnol.co.id-pesona taman nasional bunaken
-wikipedia-bunaken

Tempat wisata lainnya Pantai Likupang, Pulau Miangas

Pulau Miangas

Miangas adalah pulau terluar Indonesia yang terletak dekat perbatasan antara Indonesia  dengan Filipina. Pulau ini termasuk ke dalam desa Miangas, kecamatan Nanusa, Kabupaten Kepulauan Talaud, provinsi  Sulawesi Utara, Indonesia. Miangas adalah salah satu pulau yang tergabung dalam gugusan Kepulauan Nanusa yang berbatasan langsung dengan Filipina.
Pulau ini merupakan salah satu pulau terluar Indonesia sehingga rawan masalah perbatasan, terorisme serta penyelundupan. Pulau ini memiliki luas sekitar 3,15 km². Jarak Pulau Miangas dengan Kecamatan Nanusa adalah sekitar 145 mil, sedangkan jarak ke Filipina hanya 48 mil. Pulau Miangas memiliki jumlah penduduk sebanyak 678 jiwa (2003) dengan mayoritas adalah Suku Talaud. Perkawinan dengan warga Filipina tidak bisa dihindarkan lagi dikarenakan kedekatan jarak dengan Filipina. Bahkan beberapa laporan mengatakan mata uang yang digunakan di pulau ini adalah peso.

Pulau miangas memiliki potensi wisata yang sangat baik bila dikembangkan karena alam miangas masih asri dan indah. Karena miangas merupakan suatu pulau, miangas memiliki banyak pantai dan ada beberapa tanjung. 
Berikut ini merupakan nama-nama pantai dan tanjung yang berada di Miangas yang dapat dijadikan sebagai objek wisata bahari.
  1. Pantai Racuna, Pantai ini terkenal dengan pasir putihnya yang halus. Arti kata Pantai Racuna adalah pantai pertama kali kita bertemu. Maksudnya adalah pantai yang pertama kali kita jumpai ketika keluar dari Pulau Miangas. Pantai Racuna terletak di depan tugu NKRI. Batas barat Pantai Racuna adalah Pantai Kubur dan batas timurnya adalah Pantai Poro. Pantai Racuna terletak paling dekat dengan perkampungan sehingga sering digunakan untuk berenang oleh penduduk sekitar.
  2. Pantai Kubbu, berjarak sekitar 500 m dari Pantai Racuna. Di sekitar pantai ini terdapat banyak kuburan sehingga diberi nama Pantai Kubbu.
  3. Pantai Lawasa, Pantai pinggir atau tepi ini berjarak sekitar 500 m dari Pantai Kubbu.
  4. Tanjung Langinatundu, Pantai yang memiliki tanjung ini berjarak sekitar 200 m dari Pantai Lawasa.
  5. Pantai Aba’a, berjarak sekitar 200 m dari Pantai Langinatundu.
  6. Pantai Mariu, berjarak sekitar 150 m dari Pantai Aba’a ini terletak dekat dengan Kebun Mariu, setelah tanjung. Di dekat pantai ini juga terdapat batu bersejarah yang bernama Batu Opa Murra.
  7. Pantai Liwua, Pantai yang berjarak sekitar 300 m dari Pantai Mariu ini digunakan sebagai tempat diselenggarakannya Upacara Manammi untuk kelompok A dan B. Di pantai ini terdapat wilayah yang menyerupai lingkaran sebagai batas untuk menampung ikan.
  8. Pantai Ropapa, Pantai ini berjarak sekitar 300 m dari Pantai Liwua.
  9. Pantai Laru, Pantai yang berjarak sekitar 200 m dari Pantai Ropapa ini termasuk daerah tempat diselenggarakannya Upacara Manammi , yang terletak agak menjorok ke dalam (dolong).
  10. Tanjung Wolo, Pantai ini berjarak sekitar 100 m dari Pantai Laru. Terdapat goa di dekat pantai ini. Jika goa terlihat, berarti air laut sedang surut dan merupakan waktu yang tepat untuk mencari ikan. Wolo merupakan salah satu tempat yang dijadikan sebagai tempat dalam upacara adat Manammi yang biasa dilakukan setiap bulan mei selain di Pantai Liwua. Wolo merupakan daerah yang begitu indah untuk dilihat karena memiliki pasir putih, pantai dengan air laut yang jernih, dan pemandangan bawah laut yang indah.
  11. Tanjung Ondene, Pantai yang berjarak sekitar 150 m dari Tanjung Wolo ini memiliki bukit dan batu-batu besar yang menawan.
  12. Pantai  Peret, Pantai yang berjarak sekitar 25 m dari Tanjung Ondene ini terletak dekat   dengan kebun kelapa Peret.
  13. Tanjung Wuidi’polli, Pantai yang berjarak sekitar 500 m dari Pantai Peret ini terletak dekat dengan kebun kelapa Wuidi’polli.
  14. Tanjung Langana, Pantai yang berjarak sekitar 500 m dari Pantai Wuidi’polli ini memiliki batu-batu besar dan pemandangan laut lepas yang sangat indah.
  15. Pantai Merra, Pantai ini berjarak sekitar 200 m dari Tanjung Langana. Kata ‘Merra’ menandakan keberanian. Pantai ini sering dijadikan sebagai tempat piknik oleh warga baik para pemuda maupun anak-anak sekolah.
  16. Tanjung Panci, Pantai ini berjarak sekitar 500 m dari Pantai Merra. Di wilayah tanjung ini, terdapat banyak batu sebagai tempat untuk mengail dan memancing ikan. Di pantai ini warga setempat sering memancing dan membakar ikan.
  17. Pantai Larawa, Di dekat pantai yang berjarak sekitar 700 m dari Tanjung Panci  ini terdapat Tugu Batu Terapung. Batu ini memiliki berat sebesar 26,5 kg. Menurut kepercayaan masyarakat Pulau Miangas, Batu Terapung membawa pertanda tersendiri. Dengan bobot yang cukup berat, batu tersebut ditemukan mengapung di laut pada 5 Juli 2008. Masyarakat Pulau Miangas meyakini bahwa jika batu tersebut terapung, berarti akan datang berita baik atau berita buruk tertentu.
  18. Pantai Lobo, Pantai ini terletak di dermaga dan menandakan wilayah laut yang dalam.
  19. Pantai Maritange, Pantai ini juga terletak dekat dengan dermaga dan nelayan sering  memancing di pantai ini. Pantai Maritange merupakan daerah yang berada paling ujung dari pulau Miangas, dekat dengan Tanjung Wora
  20. Pantai Porro, Pantai ini merupakan pantai pertemuan kembali dengan Pantai Racuna. Di pantai ini juga nelayan sering memancing.
  21. Tanjung Wora, Merupakan daratan dengan luas kecil terpisah dari pulau utama miangas. Tanjung wora memiliki beberapa daerah yang cantik untuk dikunjungi seperti pemandangan dari daerah tebing dan batu tatempel.
Sumber: 
Tim Gatot Subroto – K2NUI09, 
Wikipedia-pulau miangas

Tempat Wisata lain: Taman Laut Bunaken, Gunung lokon