Pantai Ngebum Kaliwungu Kendal

Memperkenalkan wisata Pantai Ngebum Kaliwungu Kendal Jawa Tengah. Selain memiliki tempat wisata Nglimut pemandian air panas Gonoharjo, di Kabupaten Kendal juga mempunyai wisata alam pantai, yakni di Pantai Ngebum Kaliwungu. Untuk masuk ke kawasan pantai tersebut, pengunjung hanya membayar tiket sebesar Rp 2.500.

Memasuki lokasi pantai ini nampak banyak kursi untuk bersantai yang disiapkan pengelola bagi para pengunjung. Namun untuk memanfaatkan fasilitas berupa kursi di sepanjang tepi pantai, kita harus mengeluarkan uang untuk sewa sebesar Rp 5.000.



Jika pengunjung ingin mandi bermain air di tepi laut bisa menyewa ban yang digunakan sebagai pelampung. Setelah puas mandi, pengunjung bisa berbilas badan di tempat-tempat bilas mandi di sekitar lokasi pantai tersebut. Tak hanya itu, banyak warung-warung makan untuk wisatawan yang mencari makanan seperti bakso, soto, rames dan sate.

Suasana makin sore, di Pantai Ngebum ramai pengunjung, ada yang mandi dan bersantai di kursi-kursi bersama keluarga dan teman. Sambil memandang laut lepas dengan hembusan semilir angin sepoi-sepoi dari laut dan suara merdu ombak laut yang berkejaran menuju tepian.

Nampak juga nelayan yang sedang menangkap ikan dengan jaring. Begitu juga perahu nelayan dan kapal yang mencari ikan menambah indah suasana alam pantai.

Saat berada di kursi panjang sambil bersantai menikmati suasana di sore hari, menunggu sunset muncul, seolah serasa berada di pantai Pulau Dewata. Hal itu banyak dilakukan para wisatawan baik domestik dan turis saat menikmati pantai di Bali. Ya, hal seperti itu juga bisa dirasakan di Pantai Ngebum yang dekat dari Kota Semarang.

Untuk sampai di Pantai Ngebum dari Kota Semarang melewati Mangkang, ambil jalan Lingkar Kendal setelah jembatan belok kiri ke arah Pantai Mororejo atau dikenal Pantai Ngebum. Disebut Pantai Mororejo karena pantai itu terletak di Desa Mororejo Kecamatan Kaliwungu Kendal. Perjalanan bisa ditempuh sekitar setengah jam perjalanan dengan kendaraan motor atau mobil.

Bagi para petualang, pantai ini tidak jauh dari Kota Semarang. Di pantai ini memiliki Pasir lembut berwarna hitam terhampar di sepanjang garis pantai. Jika masyarakat ingin menikmati wisata alam, pantai ini bisa dikunjungi untuk refreshing saat musim liburan bersama keluarga dan teman.
(Yulianto/ suaramerdeka)

Pantai Depok

Pantai Depok yang terletak di Kawasan Pantai Parangtiris Bantul diresmikan sebagai kawasan wisata kuliner oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI Jero Wacik, Rabu (16/06/2009). Pantai depok, terletak di pantai selatan Bantul, merupakan salah satu tempat alternatif untuk wisata kuliner dengan menu spesial masakan ikan segar. Pantai depok mulai berkembang tahun 1997, ketika beberapa nelayan asal Cilacap menemukan tempat pendaratan ikan, yang kemudian memotivasi warga setempat untuk ikut menangkap ikan. Pantai Depok tidak begitu jauh dari Jogja, sekitar 25-30 km ke arah selatan, menyusuri jalan Parang Tritis dan membelok ke arah barat sebelum loket wisata Parang Tritis.

Suasana Pantai Depok di sore hari cukup indah, kesan berbeda terlihat karena tidak terdapat karang dan batuan ditepian pantai seperti yang biasa kita temukan di Pantai Parangtritis pada bagian timur. Walaupun demikian deburan ombak yang kencang cukup berbahaya sehingga para pengunjung pantai dilarang mendekat terlalu jauh ke tengah laut.

Suasana pantai yang cukup nyaman dan sejuk di sore hari bisa dimanfaatkan untuk banyak kegiatan. Seperti kami ini memanfaatkan waktu untuk menunggu peristiwa matahari terbenam dengan bermain bola plastik di tanah pantai yang berpasir halus. Selain itu pengunjung pantai juga bisa melakukan kegiatan bermain layang-layang, duduk-duduk di tepian pantai, ataupun berfoto ria.

. Pantai indah jogja lainnya Parangtritis Baron.

Pantai Krakal jogja

Pantai Krakal yang  masih satu mata rantai dari kunjungan ke Pantai Baron dan Pantai Kukup, nuansa perjalanan menuju lokasi Pantai Krakal sedikit berbeda. Bahkan boleh dikatakan, Pantai Krakal memberikan gambaran seutuhnya tentang panorama pantai. Disepanjang perjalanan menuju lokasi pantai ini, terlihat keindahan pemandangan bukit-bukit kapur diselingi dengan teras-teras batu karang.


Paduan bebatuan seperti ini dikenal dengan nama daerah karst, yakni bekas dasar laut yang mengalami proses pengangkatan kerak bumi sehingga menjulang ke atas membentuk sebuah dataran tinggi. Batu-batu karang ini dulunya adalah bekas sarang/rumah binatang karang yang hidup pada saat itu. Pantai Krakal relatif landai.

Hal ini memungkinkan sinar mentari menghidupkan cakrawala perpantaian, dan angin laut berhembus dengan sejuk. Pasir putih terhampar cukup panjang di tepian pantai, yakni sekitar 5 km, seolah selalu putih bersih dibasuh oleh deburan ombak yang cukup besar.


Untuk mencapai pantai Krakal Anda harus melalui Wonosari, ibukota kabupaten Gunungkidul, sekitar 38 km dari Yogyakarta. Jalan yang berliku-liku dan menanjak sudah diaspal dengan baik. Pantai Krakal terletak kira-kira 21 kilometer dari Wonosari, lokasinya terletak sekitar 7 km ke timur dari jalan utama yang bercabang ke pantai Baron. Para ahli geologi mengatakan bahwa dahulu, tempat ini berada dibawah permukaan laut.

Di dalam karangnya, masih banyak fosil yang masih dapat ditemukan. Diantara semua pantai yang membentang di pantai Jawa, Krakal adalah yang paling indah dengan pasirnya yang putih dan dikelilingi dengan tebing-tebing. Sementara itu ombaknya yang besar dan juga buihnya yang putih memberikan nuansa lebih asik pada pantai ini.
wisata pantai di jogja lainnya : Pantai Depok, Parangtritis  

Klayar, Keindahan Pantai Selatan

Klayar, Keindahan Pantai Selatan

Pantai asri berpasir putih dengan ombaknya yang kuat menghempas tebing batuan karst..

Klayar adalah salah satu pantai di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Mungkin anda sudah pernah mendengarnya karena beberapa waktu yang lalu banyak media baik cetak maupun elektronik ikut memberitakan hilangnya beberapa pengunjung yang terseret ombak di pantai ini. Ombak di pantai ini memang cukup besar, bahkan saya sendiri pernah menjadi korbannya, tapi alhamdulillah saya masih bisa berbagi cerita ini :)


Sebenarnya sudah lama saya ingin berlibur akhir pekan ke pantai. setelah mencari informasi ke beberapa teman, maka aku dan 3 sahabatku memutuskan untuk pergi ke Pantai Klayar. Kami berangkat dari Solo menggunakan dua sepeda motor, melewati Sukoharjo-Wonogiri dan memasuki Pacitan. Di daerah Wonogiri kami sempat menikmati tahu kupat, jujur rasanya maknyuss hanya saja porsinya terlalu sedikit buat ukuran kami,hee..
Kami tiba di Klayar sudah gelap, saat itu hujan lumayan deras sehingga kami langsung berteduh di warung yang kosong. Angin laut yang lembab begitu terasa, suara hempasan ombak terdengar jelas. Di warung yang terbuka ini kami mengeluarkan matras dan peralatan masak, mie instan, snack dan kopi hitam..

Pagi tiba, alhamdulillah cuacanya cerah, tampaklah landscape klayar yang kemaren disembunyikan oleh gelapnya malam dan hujan. Ternyata memang tidak salah, panoramanya begitu memanjakan mata ini. pasirnya yang putih putih dengan tebing-tebing batu karst di kejauhan menciptakan kesan tersendiri. Saat air surut terlihat batu-batu karang yang menjebak air laut bahkan ikan-ikan kecil juga, jika kalian mengamati banyak bulu babi di lubangnya.



 

Kami berjalan ke arah pantai yang bertebing, batu nya terlihat indah dengan bekas kikisan ombak laut. Meski air pasang belum terlalu besar, gemuruh ombaknya terdengar jelas menghempas tebing. Ada juga batuan yang menjorok ke laut seperti tanjung.
 


 



Saat kami tiba di atas batu tersebut ternyata sudah ada pengunjung lain yang tengah menikmati keindahan ciptaan-Nya sambil berburu gambar. Pemandangan yang paling menarik perhatian adalah air mancur dari air laut yang terjebak di sela-sela batuan, semakin besar ombak maka akan semakin tinggi pancuran air tersebut. Suara semburannya keras seperti air yang disemprotkan dengan tenaga yang begitu besar. Aku dan teman-teman pun tak mau ketinggalan untuk bermain dan mengabadikan dengan jepretan kamera poket hasil cumi alias cuma minjam [maklum aja ^.^..]

 

 

 


Tepian tebing yang Indah dengan hempasan ombaknya yang mendebur-debur membuatku ingin turun mendekat dan mersakan deburannya. Tapi apes, saat aku berdiri juah di tepian ombak yang besar datang tanpa aku melihatnya, saat ku sadari air sudah begitu dekat dan breessss... aku sudah di terjang, tubuhku dihantamkan batuan, beberapa saat aku terdiam kemudian rasa perih ku rasakan di tangan, kaki dan wajah. Keteledoranku harus dibayar, tapi syukurlah tidah parah...




pulang..
Setelah Puas menikmati dan bermain kamipun segera pulang karena berencana untuk singgah dulu di Goa Gong yang masih satu jalur dengan arah ke Pantai Klayar ini.

Sate ambal - pantai bocor

Waktu itu aku main ke Kebumen, tepatnya di daerah Kutowinangun dan lebih detilnya lagi ke rumah  pacarku satu-satunya yang paling manis (ihhiir..). Ini adalah untuk pertama kalinya aku ke rumah bapak, bapaknya dia :)), grogi juga rasanya [curhat ni bang,haha..]
....
sate ambal, itulah makanan khas disana, rasanya mantab juga, aku tidak tau bumbunya apa yang jelas beda dari sate-sate pada umumnya, untuk dagingnya dari ayam, katanya si ayam kampung. Harganya bersahabat, sekitar 10rb, tp waktu itu doi yang bayar, katanya  spesial buat aku yang sudah main kesana [duh apik-an tenan ki pacar :D]
.....
Pantai Bocor
Pagi-pagi aku sudah mandi, [aku memang sudah terbiasa mandi lho,bangga.com]. Sebenarnya kami berencana ke pantai logending, ayah atau petanahan, tp karena pertimbangan waktu dan jarak maka di pilihlah pantai bocor. sekitar jam delapan kami berangkat, melewati jalan alternatif Kebumen-Jogja, meski jalannya tidak lebar tp mulus juga, kendaraan yang melintas tidak padat, pemandangan di kanan kiri jalan juga lumayan indah dengan sawah dan kebun.
Sampai di lokasi-bayar tiket 2rb perorang- markir motor- ke kamar kecil kebelet-



Ombaknya  besar, seperti pantai-pantai lainnya di laut selatan. Menurutku pantai ini mirip depok jogja, pantainya landai atau agak miring, dan tidak ada tebing-tebingnya. Hanya saja disini agak kotor karena banyaknya bekas sisa pohon yang terbawa ombak.

Kami hanya bermain ombak sebentar, sepertinya aku merasa pusing kalo lihat air,mungkin masih trauma,soalnya saat main ke pantai sebelumnya aku diterjang ombak dan dihempaskan ke tebing batu hingga berdarah-darah tak sadarkan diri [dramatisir] Padahal annis masih pengen  maen ombak [ maaf ya ncu, ini kan demi keselamatan kayak pesan ibu pas brankat tadi ,hehe.. :D] 
Jajanan khas nya adalah peyek undur-undur, rasanya enak seperti udang. Katanya kalo makan terlalu banyak bisa bikin mabok atau pusing.

Tempat Wisata

Tempat wisata ini merupakan halaman yang berisi daftar objek-objek wisata yang ada dalam blog ini. sehingga postingan tempat wisata ini saya jadikan sebagai daftar isi blog. Saya akan berusaha untuk terus menambahkan tempat-tempat  menarik lainnya di Indonesia, sehingga [semoga] bisa lebih bermanfaat bagi para pecinta wisata Indonesia sekaligus memperkenalkan potensi-potensi wisata yang ada.
Namun karena keterbatasan waktu, sumber dan lainnya ,maka masih banyak sekali tempat menarik yang belum terposting disini. Jika anda ingin turut memperkenalkan tempat wisata di daerah anda yang belum dimuat disni, silahkan kirimkan ke alamat email kami: simbahazis@rocketmail.com

Daftar tempat wisata di Indonesia:

1. D.I Aceh

2. Sumatra Utara
3. Riau
[belum ada postingan]

4. Kepulauan Riau
 Pulau Bintan, Pulau Penyengat, Gunung Ranai, Pantai Lagoi, Pantai Trikora 
5. Sumatra Barat


6. Jambi
[belum ada posting]

7. Bengkulu
Pantai Panjang, Tapak Padari, Duayu Sekundang,  Panjang, Pantai Jakat, Bukit Kaba, Fort Marlborough, Suban Air Panas, Air Terjun Kepala Siring,  Danau Harun Bestari, Perayaan Tabot, Rumah Pengasingan Bung Karno.

8. Kep. Bangka Belitung

9. Sumatra Selatan
           
10. Lampung
Pantai Bagus, Teluk Kiluan, Laguna Helau, Pantai Bagus, Gunung Betung   
          
11. Jakarta

12. Banten
[belum ada posting]

13. Jawa Barat
Gunung:
Tangkuban Perahu, Gunung Salak Endah, Puncak Bogor,  Galunggung
Pantai:
Pelabuhan ratu,  Pantai Pangandaran,             
Danau:
Waduk Jatiluhur,   
Lainnya:
Taman Mekarsari, Wisata alam Linggar Jati, Curug Luhur       
 
14. Jawa Tengah
Gunung:
Gunung Merapi, 
Pantai:
Pantai Sekucing
Danau:
Waduk Gajahmungkur, Waduk Sempor, Rawa Pening    
Air Terjun:
Grojogan Sewu., Curug Sewu., Air terjun Guci      
Goa:
Goa Jati jajar, Goa Petruk.
Budaya:
Keraton Surakarta, Istana Mangkunagaran, Wisata Solo, Candi Prambanan
Lainnya:
Bledug Kuwu,  Air panas Gonoharjo

15. D.I Yogyakarta
Pantai:
Pantai Depok, Parangtritis, Pantai Baron, Krakal 
Budaya:
Wisata Jogja 


16. Jawa Timur
Gunung:
Bromo dan Kawah Gunung Ijen. Gunung Semeru, 
Pantai:
Pantai Plengkung, Grajagan,  Camplong,  Watu Ulo, Teleng ria, Prigi, Klayar, Popoh, pulau sempu, Papuma, Pantai Sukamade, Pulau Bawen.
Lainnya:
Taman Nasional Baluran  

17. Bali
Pantai Sanur, Nusa Dua, Kuta, Jimbaran, Tanah Lot, Pura Besakih, Kintamani, Ubud, Taman Garuda Wisnu Kencana.  Istana Tampaksiring,

18. Nusa Tenggara Barat
19. Nusa Tenggara Timur
20. Kalimantan Barat
21. Kalimantan Tengah
22. Kalimantan Selatan
23. Kalimantan Timur
24. Sulawesi Utara
25. Gorontalo
26. Sulawesi Tengah
27. Sulawesi Barat
28. Sulawesi Tenggara
29. Sulawesi Selatan
30. Maluku utara
31. Maluku
32. Papua Barat
33. Papua
 [maaf, posting ini dalam proses pengerjaan V^.^ ] 

Pulau Kayangan

Pulau Kayangan adalah sebuah pulau kecil berpasir putih seluas sekitar 1 ha dan secara administratif termasuk dalam wilayah Kelurahan Bulo Gading,Makassar, Sulawesi Selatan. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Kota Makassar, dapat ditempuh sekitar 15 menit perjalanan dengan menumpang perahu boat 36 PK yang khusus disediakan bagi para pengunjung. Pulau ini dulunya bernama Marrouw atau Meraux.

Pulau Kayangan mempunyai beberapa fasilitas seperti tempat penginapan, resort/pondokan, panggung hiburan, restoran, gedung serba guna, tempat bermain bagi anak-anak, sarana olah raga, dan anjungan memancing. Di bagian lain terdapat sejumlah aquarium yang menampung beraneka ragam jenis ikan hias air laut. Daya tarik di tempat wisata ini antara lain berenang, panorama matahari terbenam (sunset), olah raga air, musik & pertunjukan, permainan anak-anak, akuarium.
sumber:wikipedia
Tempat wisata lain: Pantai losari.

Pantai Losari

Pantai Losari adalah sebuah pantai yang terletak di sebelah barat kota Makassar. Pantai ini menjadi tempat bagi warga Makassar untuk menghabiskan waktu pada pagi, sore dan malam hari menikmati pemandangan matahari tenggelam yang sangat indah.
Dahulu, pantai ini dikenal dengan pusat makanan laut dan ikan bakar di malam hari (karena para penjual dan pedagang hanya beroperasi pada malam hari), serta disebut-sebut sebagai warung terpanjang di dunia (karena warung-warung tenda berjejer di sepanjang pantai yang panjangnya kurang lebih satu kilometer).

Salah satu penganan khas Makassar yang dijajak di warung-warung tenda itu adalah pisang epe (pisang mentah yang dibakar, kemudian dibuat pipih, dan dicampur dengan air gula merah. Paling enak dimakan saat masih hangat).
Saat ini warung-warung tenda yang menjajakan makanan laut tersebut telah dipindahkan pada sebuah tempat di depan rumah jabatan Walikota Makassar yang juga masih berada di sekitar Pantai Losari. Pada sore hari, semua orang bisa menikmati proses atau detik-detik tenggelamnya matahari sunset.
sorce:wikipedia-pantailosari

Raja Ampat

Raja ampat adalah salah satu kabupaten di Papua Barat dengan Ibukota Waisai. Kabupaten ini memiliki sekitar 610 pulau. Pada postingan ini kita tidak akan membahas profil Kab. Raja Ampat tapi lebih ke arah pariwisata yang masih berada dalam wilayah kabupaten ini, tempat wisata yang pesona keindahannya sudah termahsyur dan di akui oleh dunia. Benar sekali, Wisata di kepulauan Raja Ampat.
Kepulauan Raja Ampat merupakan rangkaian empat gugusan pulau yang berdekatan dan berlokasi di barat bagian Kepala Burung (Vogelkoop) Pulau Papua. Kepulauan ini sekarang menjadi tujuan para penikmat keindahan pemandangan bawah laut maupun pecinta keindahan alam, terutama yang berkaitan dengan wisata bahari. Empat pulau terbesarnya, yaitu Pulau Waigeo, Pulau Misool, Pulau Salawati, dan Pulau Batanta.
Kepulauan Raja Ampat merupakan tempat yang sangat berpotensi sebagai objek wisata, terutama wisata penyelaman ataupun wisata bahari. Perairan Kepulauan Raja Ampat menurut berbagai sumber, merupakan salah satu dari 10 perairan terbaik untuk diving site di seluruh dunia. Bahkan juga diakui sebagai nomor satu untuk kelengkapan flora dan fauna bawah air pada saat ini.

Dr John Veron, ahli karang berpengalaman dari Australia, misalnya, dalam sebuah situs ia mengungkapkan, Kepulauan Raja Ampat yang terletak di ujung paling barat Pulau Papua, sekitar 50 mil sebelah barat laut Sorong, mempunyai kawasan karang terbaik di Indonesia. Sekitar 450 jenis karang sempat diidentifikasi selama dua pekan penelitian di daerah itu.
Ada beberapa kawasan terumbu karang yang masih sangat baik kondisinya dengan persentase penutupan karang hidup hingga 90%, yaitu di selat Dampier (selat antara P. Waigeo dan P. Batanta), Kepulauan Kofiau, Kepualauan Misool Timur Selatan dan Kepulauan Wayag. Tipe dari terumbu karang di Raja Ampat umumnya adalah terumbu karang tepi dengan kontur landai hingga curam. Tetapi ditemukan juga tipe atol dan tipe gosong atau taka. Di beberapa tempat seperti di kampung Saondarek, ketika pasang surut terendah, bisa disaksikan hamparan terumbu karang tanpa menyelam dan dengan adaptasinya sendiri, karang tersebut tetap bisa hidup walaupun berada di udara terbuka dan terkena sinar matahari langsung.

Spesies yang unik yang bisa dijumpai pada saat menyelam adalah beberapa jenis kuda laut katai, wobbegong, dan ikan pari Manta. Juga ada ikan endemik raja ampat, yaitu Eviota raja, yaitu sejenis ikan gobbie. Di Manta point yg terletak di Arborek selat Dampier, Anda bisa menyelam dengan ditemani beberapa ekor Manta Ray yang jinak seperti ketika Anda menyelam di Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur.
Jika menyelam di Cape Kri atau Chicken Reef, Anda bisa dikelilingi oleh ribuan ikan. Kadang kumpulan ikan tuna, giant trevallies dan snappers. Tapi yang menegangkan jika kita dikelilingi oleh kumpulan ikan barakuda, walaupun sebenarnya itu relatif tidak berbahaya (yang berbahaya jika kita ketemu barakuda soliter atau sendirian). Hiu karang juga sering terlihat, dan kalau beruntung Anda juga bisa melihat penyu sedang diam memakan sponge atau berenang di sekitar anda. Di beberapa tempat seperti di Salawati, Batanta dan Waigeo juga terlihat Dugong atau ikan duyung.

Bahkan Paus pembunuh [orcinus orca] kadang terlihat di perairan Raja Ampat, seperti pengalaman Tim monitoring TNC Raja Ampat. "Pertemuan tersebut sangat berkesan mengingat Orca sangat jarang terlihat di perairan Indonesia dan seumur hidup baru kali ini mereka melihat secara langsung di alam", demikian bunyi tulisan Marthen Welly dalam national Geography Indonesia.   Orca dapat ditemui di hampir semua lautan di dunia, akan tetapi kebanyakan Orca hidup di daerah dingin dan memiliki ciri khas warna hitam dan putih pada bagian badannya.
Pertemuan pertama tim monitoring TNC terjadi tahun lalu tanggal 13 Oktober 2006 di sekitar pulau Kofiau, bagian barat Raja Ampat.   Enam Orca melintas di antara pulau Kofiau dan kampung Deer.   Pertemuan kedua terjadi pada tanggal 8 April 2006 di sekitar selat Dampier antara pulau Waigeo dan Batanta.  Kali ini hanya 2 ekor Orca saja yang terlihat. [NGI 2007]


Karena daerahnya yang banyak pulau dan selat sempit, maka sebagian besar tempat penyelaman pada waktu tertentu memiliki arus yang kencang. Hal ini memungkinkan juga untuk melakukan drift dive, menyelam sambil mengikuti arus yang kencang dengan air yang sangat jernih sambil menerobos kumpulan ikan.

Sekalipun kebanyakan wisatawan yang datang ke Raja Ampat saat ini adalah para penyelam, sebenarnya lokasi ini menarik juga bagi turis non penyelam karena juga memiliki pantai-pantai berpasir putih yang sangat indah, gugusan pulau-pulau karst nan mempesona dan flora-fauna unik endemik seperti cendrawasih merah, cendrawasih Wilson, maleo waigeo, beraneka burung kakatua dan nuri, kuskus waigeo, serta beragam jenis anggrek. Sisa pesawat karam peninggalan Perang Dunia II juga bisa dijumpai di beberapa tempat penyelaman, seperti di Pulau Wai.
Di kawasan gugusan Misool ditemukan peninggalan prasejarah berupa cap tangan yang diterakan pada dinding batu karang. Uniknya, cap-cap tangan ini berada sangat dekat dengan permukaan laut dan tidak berada di dalam gua. Menurut perkiraan, usia cap-cap tangan ini sekitar 50.000 tahun dan menjadi bagian dari rangkaian petunjuk jalur penyebaran manusia dari kawasan barat Nusantara menuju Papua dan Melanesia.

Asal mula nama Raja Ampat menurut mitos masyarakat setempat berasal dari seorang wanita yang menemukan tujuh telur. Empat butir di antaranya menetas menjadi empat orang pangeran yang berpisah dan masing-masing menjadi raja yang berkuasa di Waigeo, Salawati, Misool Timur dan Misool Barat. Sementara itu, tiga butir telur lainnya menjadi hantu, seorang wanita, dan sebuah batu.

Masyarakat Kepulauan Raja Ampat umumnya nelayan tradisional yang berdiam di kampung-kampung kecil yang letaknya berjauhan dan berbeda pulau. Mereka adalah masyarakat yang ramah menerima tamu dari luar, apalagi kalau kita membawa oleh-oleh buat mereka berupa pinang ataupun permen. Barang ini menjadi semacam 'pipa perdamaian indian' di Raja Ampat.
Mengunjungi kepulauan ini tidaklah terlalu sulit walau memang memakan waktu dan biaya cukup besar. Kita dapat menggunakan maskapai penerbangan dari Jakarta ke Sorong via Menado selama 6 jam penerbangan. Dari Sorong –kota yang cukup besar dan fasilitas lumayan lengkap- untuk menjelajahi Raja Ampat pilihannya ada dua, ikut tur dengan perahu pinisi atau tinggal di resor Papua Diving.
sumber:
wikipedia-kep.rajaampat
National Geographic Indonesia
DKP-pesona laut raja ampat
Group fb-keindahan pariwisata raja ampat

Lihat juga keindahan Taman laut Bunaken, Wakatobi dan eksotisme Pulau Komodo.