Air Terjun Srambang

Srambang terletak di desa girimulyo, kec. Jogorago, kab. Ngawi. Desa ini berada di lereng gunung lawu sebelah timur. Terdapat obyek wisata terkenal di kabupataen ngawi, yaitu air terjun Srambang, memang air terjun ini belum terkenal seperti obyek air terjun di gunung lawu yang lainnya, semisal air terjun sarangan,Magetan maupun grojogan Sewu di tawangmangu.


Ketinggian air terjun ini hanya sekitar 40 meter, keberadaan air terjun ini baru diketemukan di tahun 1995 oleh warga sekitar, konon grojogan ini terbentuk setelah terjadi longsoran tebing.

Air terjun srambang dapat ditempuh dari kota ngawi yang berjarak 32 km kearah barat daya, via bus umum dengan jurusan ngawi-jogorogo-srambang. Selain itu juga bisa di tempuh dari kota magetan dengan jarak sekitar 35 km dengan rute megetan-panekan-kendal-jogorogo-girimulyo(srambang)


Pengunjung dapat mencapai air terjun ini dengan berjalan kaki sekitar 850 meter melewati hutan pinus dan beberapa kali menyeberangi sungai kecil yang kanan kirinya masih alami tumbuhannya, segi kebersihan masih terjaga dari sampah.

Desa girimulyo, kec.Jogorogo selain memiliki obyek air terjun juga terjapat jalur pendakian gunung lawu, bagi para penggila gunung, bisa mencoba jalur ini sebagai alternatif. Para pendaki yang mungkin sudah bosan melalui cemoro kandang maupun cemoro sewu bisa deh deh..

Curug Luhur Surade

Curug sendiri dalam bahasa sunda berarti air terjun; luhur  berati tinggi, jadi Curug Lhur bisa diartikan sebagai air terjun yang tinggi. Dan sesuai dengan namanya Curug Lhur memiliki ketinggian yang cukup tinggi. Memang belum ada yang mengukur ketinggian curug ini, namun Salah satu potensi alam yang dimiliki oleh Kelurahan Surade Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi adalah terdapatnya air terjun yang oleh warga sekitar menamainya Curug Luhur.
Curug sendiri dalam bahasa sunda berarti air terjun; luhur berati tinggi, jadi Curug Lhur bisa diartikan sebagai air terjun yang tinggi. Dan sesuai dengan namanya Curug Lhur memiliki ketinggian yang cukup tinggi. Memang belum ada yang mengukur ketinggian curug ini, namun kalau diperkirakan ketinggian curug ini kurang lebih 30 m. Curug luhur sendiri memiliki tiga 'umpak' atau tingkat.

Letak Curug Luhur sendiri di Dusun Batu Suhunan RT. 14 Kelurahan Surade. Dan pada kegiatan penentuan wilayah prioritas PLPBK warga sepakat menjadikan Curug Luhur sebagai wilayah prioritas. Ini berarti bahwa program Penataan Lingkungan dan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) akan menata Curug Luhur. Dan dana untuk penataan wilayah prioritas adalah sebesar 100 juta rupiah.
Memang angka yang sangat sedikit untuk menata satu wilayah pariwisata. Namun demikian ada harapan ke depan lokasi Curug Luhur akan mendapatkan banyak peluang investasi dari berbagai pihak.

Apalagi dalam proses penentuan wilayah prioritas ini masyarakat Kelurahan Surade, terutama masyarakat sekitas Curug Luhur diajak bersama-sama dalam penentuanya. Sehingga melalui penyepakatan warga sekitar dan persetujuan dari seluruh masyarakat Kelurahan Surade. Ini berarti tidak akan ada halangan dari pihak masyarakat apabila ada investor yang akan berinvestasi di lokasi ini.

Dengan satu catatan bahwa warga sekitar Curug Luhur menginginkan pola pariwisata yang akan dikembangkan di Curug Luhur adalah Pariwisata yang Islami. Artinya sebuah lokasi pariwisata yang menjunjung tinggi nilai-nilai ke-Islam-an. Yang nantinya masyarakat dapat tumbuh dan berkembang melalui sektor pariwisata namun jauh dari pengrusakan ahlak dan alam sekitar.

sumber: http://www.surade.co.cc/2010/10/curug-luhur-surade.html

Djarum My Great Adventure Indonnesia

Iklan Djarum memang banyak yang bagus, seperti Iklan terbaru di tahun 2011 yang berjudul 'My Great Adventure Indonesia'. Dalam Iklan Ini Keindahan alam Indonesia dikemas dalam video yang sangat mengesankan. Sampai-sampai rasanya bikin kita rugi kalo g bisa mengunjungi tempat-tempat tersebut,hehe... Anda bisa mendownload atau melihat video ini langsung dari situs resmi djarum-super di http://www.djarum-super.com/super-product/jingle-tvc/.

Air Terjun Tujuh Tingkat

Air Terjun Tujuh Tingkat Batang Koban Desa Lubuk Ambacang Kecamatan Hulu Kuantan, merupakan salah satu air terjun terindah dan tertinggi di Kuansing. Kawasan ini dapat ditempuh melalui jalan darat kemudian dilanjutkan dengan menggunakan boat selama sekitar 15 menit ke daerah hulu sungai. Bagi wisatawan yang menyukai kegiatan cros country atau wisata alam, objek wisata ini merupakan tempat yang cocok untuk kegiatan itu.

Dari pasar Lubuk Jambi menuju Desa Lubuk Ambacang dengan waktu tempuh kendaraan sekitar 20 menit perjalanan dengan kondisi jalan aspal. Bisa juga masuk dari Desa Jake, simpang pos polisi ke Desa Serosah, Mudiak Ulo hingga ke Desa Koto Kombu melalui jalan tanah dengan waktu tempuh kendaraan sekitar 40 menit.

Menjelang ke Desa Lubuk Ambacang, dari Koto Kombu kita melewati jembatan beton yang membentang di atas Sungai Kuantan. Perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan boat bermuatan antara 15 hingga 25 orang yang dapat ditemui di bawah sekitar jembatan atau pun di Pasar Lubuk Ambacang dengan harga sewa Rp150 ribu.

Dari sini kita akan menyusuri sungai ke bagian hulu dengan waktu tempuh sekitar 15 menit. Selama perjalanan itu kita dapat menikmati hujaunya pepohonan di antara bukit dengan kemiringan antara 45 derajat hingga 70 derajat. Semakin ke hulu lebar sungai semakin mengecil dan debitnya pun semakin deras.

Tak jauh dari jembatan, kita akan melewati Pulau Tempurung. Air di sini melengkung seperti tempurung. Dari kejauhan air yang mengalir nampak tenang, namun jika dilewati arusnya cukup deras, terutama saat Sungai Kuantan lagi surut. Boat harus berjalan pelan-pelan di pinggir tebing dan di antara bebatuan. Tapi jika air dalam, arus yang dihasilkan tidak terlalu kencang, boat dapat melaju di tengah sungai.

Tanpa terasa kita pun sampai ke lokasi, boat-pun ditambat di dermaga yang dibangun Pemkab beberapa tahun lalu dengan jembatan kayu membentang di atas sungai kecil aliran air terjun tujuh tingkat itu.
Dari dermaga ini kita sudah dapat melihat air terjun pertama yang gemuruh airnya jelas terdengar dari muara sungai. Dari air terjun pertama hingga air terjun keempat, pengunjung dapat melewatinya dengan menyusuri tebing-tebing terjal melalui tangga beton di antara pohon-pohon yang masih asri. Meskipun saat itu hari menjelang siang, namun rindangnya pepohonan dan semilir angin air terjun, membuat suhu di sekitar kita terasa sejuk dan nyaman berlama-lama.

Adalah Bambang Wahyu Jatmiko, produser dan pimpinan Mara Studio yang saat itu bersama dua rekannya, Rudi, dan Anto berkunjung dalam rangka pengambilan gambar untuk latar belakang video klip dan pembelajaran rarak godang Kuantan Singingi, yang ditaja LSM Tanjak Rantau, bergumam, ‘’Masya Allah, memang besar karunia Tuhan, semoga saja kawasan ini tetap terpelihara dan keindahannya dapat terus dinikmati masyarakat,’’ sebut Bambang.

Harapan Bambang bukannya tanpa alasan. Maraknya aktivitas illegal logging dewasa ini, telah menghancurkan setiap sendi hutan-hutan alam. Tak peduli itu hutan lindung, misalnya yang terjadi di kawasan hutan lindung Bukit Betabuh, tempat lokasi air terjun guruh gemurai. Yang tersisa hanyalah hutan di kawasan air terjun, selebihnya musnah dibabat dan ditanami karet.

Dengan sigap mereka pun mengambil gambar dengan berbagai posisi. Kamera mereka arahkan ke setiap lekuk-lekuk air terjun yang jatuh menghempas air di bawahnya. Setelah puas menikmati dan mengambil gambar air terjun tingkat pertama dan keempat dengan ketinggian yang berbeda, antara 5-15 meter, perjalanan itu pun dilanjutkan.
Di sinilah petualangan itu dimulai, ketika kita melewati tingkat keempat hingga tingkat ketujuh. Setiap pengunjung harus berjalan di antara tebing-tebing yang kemiringannya antara 45 hingga 85 derajat. Bagi pecinta alam, tantangan seperti ini merupakan medan yang mengasyikkan guna membangkitkan adrenalin.

Pendakian melewati tebing dan bergantungan di antara akar-akar pohon, cukup menguras energi. Jarak antara air terjun berkisar antara 50-100 meter. Meski menempuh medan yang cukup berat, namun ini tidak akan membuat pengunjung bosan. Karena setiap air terjun memiliki karakteristik dan keindahan yang berbeda.

Setelah melewati air terjun keenam, tak berapa jauh dijumpailah the best- nya air terjun, dengan ketinggian mencapai 30 meter lebih. Yang sungguh menakjubkan, di kolam air terjun ini tergambar dua lapis pelangi, hasil bias cahaya matahari dari percikan air terjun yang menghasilkan hembusan angin kencang.

Kami hanya sampai di kolam air terjun yang ketujuh. Beratnya beban, serta memperkecil risiko --sebab sebelumnya beberapa di antara kami terpeleset dan terjepit di antara batu-batu besar
sehingga menyebabkan kaki memar-memar, seperti yang dialami Anto, kru Mara Studio yang harus tertatih-tatih berjalan akibat memar kaki yang dideritanya-- kami hanya menikmati keindahan itu dari bawah.

Ini tentu berbeda dengan petualangan Riau Pos pada 1995 lalu. Saat itu Riau Pos sampai ke puncak paling tinggi. Namun itu semua tentu harus dibayar mahal, dengan perjuangan yang cukup melelahkan, mendaki di antara bebatuan terjal. Silap sedikit bakal jatuh puluhan meter ke bawah. Dari atas ketinggian itu, bila kita melihat ke bawah, di kolam air terjun yang ketujuh itu membentang pelangi abadi dengan bentuk melingkar.
sumber: sungaikuantan.com.ada-pelangi-abadi-di-air-terjun.

lihat juga Air Terjun Guruh Gemurai yang masih berada dalam kabupaten yang sama.

Air Terjun Guruh Gemurai

Kabupaten Kuntan Singingi, Riau, tidak hanya terkenal dengan wisata budayanya seperti Pacu Jalur namun juga wisata alamnya. Seperti Wisata Alam air terjun, saat ini yang menjadi prioritas pembenahan pemerintah daerah Kab.Kuansing adalah Air terjun Guruh Gemurai. Pemda Kuansing memang telah membenahi objek wisata ini. Tersedianya jalan yang beraspal sehingga mudah dijangkau, adanya areal parkir, pentas terbuka untuk mengadakan acara-acara, seperti konser musik dan lainnya, juga mushola telah tersedia di Air Terjun Guruh Gemurai.

Air Terjun Guruh Gemurai terletak di Kecamatan Kuantan Mudik (Lubuk Jambi), tepatnya di Desa Kasang. Anda bisa mencapainya dengan kendaraan pribadi dan kendaraan umum. Jaraknya dari Taluk Kuantan ibu Kota Kab.Kuansing sekitar 25 kilometer ke arah Kiliran Jao (perbatasan Sumbar-Riau). Anda akan melewati Pasar Tradisional Lubuk Jambi, lalu menemukan dua jalan yang bercabang dua, pilihlah jalan sebelah kiri nan menanjak, daerah ini namanya Desa Koto (Kote Ate), melewati jalan sedikit berkelok, lima menit perjalanan anda akan sampai ke Desa Kasang, dan teruskanlah perjalanan anda sepuluh menit lagi, maka taka lama anda akan bertemu dengan gerbang di sebelah kanan jalan raya yang bertuliskan Selamat Datang di Objek Wisata Air Terjun Guruh Gemurai.
Guruh Gemurai adalah sebuah nama yang diambil dari bahasa daerah setempat. Guruh berarti gemuruh dari suara air tejun. Sedangkan Gemurai adalah suara percikan air yang berserakan. Maka Guruh Gemurai diartikan adalah air terjun yang bergemuruh dan mempunyai percikan.

Sampai saat ini tarif masuk ke obyek wisata ini sesuai dengan Perbup telah diatur oleh Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, yakni Rp. 1000 untuk untuk kenderaan roda dua, Rp. 1.500 untuk kenderaan roda empat, Rp. 3000 untuk orang dewasa dan Rp. 1000 untuk anak-anak.
Pada akhir pekan dan hari-hari libur, Objek Wisata Air terjun Guruh Gemurai ramai dikunjungi dan menjadi andalan Objek Wisata andalan Kab.Kuansing
sumber: sungaikuantan.com/air-terjun-guruh-gemurai

Tempat Wisata

Tempat wisata ini merupakan halaman yang berisi daftar objek-objek wisata yang ada dalam blog ini. sehingga postingan tempat wisata ini saya jadikan sebagai daftar isi blog. Saya akan berusaha untuk terus menambahkan tempat-tempat  menarik lainnya di Indonesia, sehingga [semoga] bisa lebih bermanfaat bagi para pecinta wisata Indonesia sekaligus memperkenalkan potensi-potensi wisata yang ada.
Namun karena keterbatasan waktu, sumber dan lainnya ,maka masih banyak sekali tempat menarik yang belum terposting disini. Jika anda ingin turut memperkenalkan tempat wisata di daerah anda yang belum dimuat disni, silahkan kirimkan ke alamat email kami: simbahazis@rocketmail.com

Daftar tempat wisata di Indonesia:

1. D.I Aceh

2. Sumatra Utara
3. Riau
[belum ada postingan]

4. Kepulauan Riau
 Pulau Bintan, Pulau Penyengat, Gunung Ranai, Pantai Lagoi, Pantai Trikora 
5. Sumatra Barat


6. Jambi
[belum ada posting]

7. Bengkulu
Pantai Panjang, Tapak Padari, Duayu Sekundang,  Panjang, Pantai Jakat, Bukit Kaba, Fort Marlborough, Suban Air Panas, Air Terjun Kepala SiringDanau Harun Bestari, Perayaan Tabot, Rumah Pengasingan Bung Karno.

8. Kep. Bangka Belitung

9. Sumatra Selatan
           
10. Lampung
Pantai Bagus, Teluk Kiluan, Laguna Helau, Pantai Bagus, Gunung Betung   
          
11. Jakarta

12. Banten
[belum ada posting]

13. Jawa Barat
Gunung:
Tangkuban Perahu, Gunung Salak Endah, Puncak Bogor,  Galunggung
Pantai:
Pelabuhan ratu,  Pantai Pangandaran,             
Danau:
Waduk Jatiluhur,   
Lainnya:
Taman Mekarsari, Wisata alam Linggar Jati, Curug Luhur       
 
14. Jawa Tengah
Gunung:
Gunung Merapi
Pantai:
Pantai Sekucing
Danau:
Waduk Gajahmungkur, Waduk Sempor, Rawa Pening    
Air Terjun:
Grojogan Sewu., Curug Sewu., Air terjun Guci      
Goa:
Goa Jati jajar, Goa Petruk.
Budaya:
Keraton Surakarta, Istana Mangkunagaran, Wisata Solo, Candi Prambanan
Lainnya:
Bledug KuwuAir panas Gonoharjo

15. D.I Yogyakarta
Pantai:
Pantai Depok, Parangtritis, Pantai Baron, Krakal 
Budaya:
Wisata Jogja 


16. Jawa Timur
Gunung:
Bromo dan Kawah Gunung Ijen. Gunung Semeru
Pantai:
Pantai Plengkung, Grajagan Camplong,  Watu Ulo, Teleng ria, Prigi, Klayar, Popoh, pulau sempu, Papuma, Pantai Sukamade, Pulau Bawen.
Lainnya:
Taman Nasional Baluran  

17. Bali
Pantai Sanur, Nusa Dua, Kuta, Jimbaran, Tanah Lot, Pura Besakih, Kintamani, Ubud, Taman Garuda Wisnu Kencana.  Istana Tampaksiring,

18. Nusa Tenggara Barat
19. Nusa Tenggara Timur
20. Kalimantan Barat
21. Kalimantan Tengah
22. Kalimantan Selatan
23. Kalimantan Timur
24. Sulawesi Utara
25. Gorontalo
26. Sulawesi Tengah
27. Sulawesi Barat
28. Sulawesi Tenggara
29. Sulawesi Selatan
30. Maluku utara
31. Maluku
32. Papua Barat
33. Papua
 [maaf, posting ini dalam proses pengerjaan V^.^ ] 

Air Terjun Kepala Siring

Objek Wisata Air Terjun Kepala Siring adalah salah satu tujuan wisata baik lokal maupun wisatawan luar daerah di daerah kabupaten Bengkulu Utara dan memiliki daya Tarik berupa air terjun dan irigasi peninggalan Belanda serta pemandangan alam hutan konservasi sebagia tempat tumbuhnya Rafflesaia. Fasilitas : Jalan aspal kelokasi, Shelter dan halaman parkir.

Objek wisata bagus di Bengkulu: Wisata alam Bukit Kaba, Tapak Padari, Pantai Jakat,  Duatu Sekundang.        

Rumah Pengasingan Bung Karno

Rumah Kediaman Bung Karno, Salah satu yang tidak kalah pentingnya bangunan bersejarah yang baik untuk dikunjungi. Rumah yang terletak di tengah Kota Bengkulu, tepatnya di jalan Sukarno Hatta Kelurahan Anggut Atas kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu.

Tahun pendirian rumah ini tidak dapat diketahui dengan pasti, rumah tersebut semula adalah milik seorang pedagang Tionghoa yang bernama Lion Bwe Seng yang disewa oleh orang Belanda untuk menempatkan Bung Karno selama diasingkan di Bengkulu. Hingga sekarang ciri-ciri sebagai rumah Cina masih ada, yaitu lubang angin yang terdapat di atas jendela dan pintu bermotif huruf / ungkapan dalam bahasa Cina. Bung Karno yang memiliki nama kecil Kusno setelah diasingkan ke Endeh Flires sejak tahun 1934, kemudian dipindahkan ke Bengkulu pada tahun 1938.

Gunung Salak Endah (GSE)

Gunung Salak Endah terletak di sebelah Barat Kabupaten Bogor, jarak tempuhnya kurang lebih 40 Km dari Kota Bogor. Kawasan GSE Merupakan hamparan pegunungan yang masih alami, sejuk dan udaranya segar. Tak heran apabila banyak orang menyebutnya sebagai Puncak ke-2.
Di GSE ini terdapat beberapa obyek wisata yang layak dikunjungi, salah-satunya Curug Cigamea yang terletak di Kp.Rawa Lega Desa Gunung sari. Walaupun ketinggiannya air terjunnya tidak melebihi 50 meter namun lingkungan alam yang masih asli dan udaranya yang segar membuat kita ingin berlama-lama di sana. Lain halnya dengan Curug Seribu,dengan ketinggian air terjun melebihi 50 meter, Curug ini lebih terlihat indah dan amat menakjubkan.

Selain dua air terjun di atas, ada lagi Kawah Ratu. Kawah ini terletak pada ketinggian 1.338 m Dpl dengan suhu 10-200 C dan memiliki luas + 30 Ha. Kawah ini memiliki daya tarik yang unik, antara lain aktivitas geologinya. Sepanjang hari kepuncan selalu mendidih dan mengeluarkan gas alam sulfat (H2S) dengan baunya yang khas dan kadang mengeluarkan suara gemuruh. Obyek wisata lainnya adalah Curug Ngumpet, sesuai dengan namanya “Ngumpet” berarti “tersembunyi”, curug ini terlihat agak tersembunyi. Dengan panorama alam dan keasriannya, curug ini tak kalah menarik dengan curug lain yang ada di GSE.

Selain itu ada juga sumber mata Air Panas Lokapurna yang terletak di Kp. Ciparay Desa Gunung Sari. Di sana terdapat juga fasilitas kolam renang, kamar pemandian, mushola dan lain-lain. Untuk yang hobi adventure, di kawasan GSE juga terdapat Bumi Perkemahan Gunung Bunder, letaknya di lereng Gunung Salak dengan ketinggian 800 mdpl dan suhu udara antara 18 - 230 C. Pemandangan alamnya begitu indah, karena lokasinya terletak pada kawasan hutan Pinus dan Rasamala. 

Akses untuk menuju GSE adalah jalur Cemplang-Pamijahan-GSE, akses jalur ini memiliki jarak dan waktu tempuh dari jalan raya Bogor-Leuwiliang terpendek dibanding tiga alternatif yang lain, (Cikampek-GSE-Cibatok-GSE dan Tamansari-Gunung Bunder-GSE). Kondisi fisik jalan yang meliputi kontur, kelurusan dan lebar jalan maupun lahan pengembangan secara umum lebih memadai dibanding alternatif lainnya.
sumber: disbudpar Bogor
wisata  menarik lainnya di Jawa Barat: Curug LuhurGunung Tangkuban Perahu, Galunggung, Puncak Bogor.